Senin, 14 November 2022

 Patung Hidup yang Muncul Tiba-Tiba

Sebuah Esai Ignatiusbulele



Apa yang ada di benak Anda jika mendengar profesi tukang parkir? Tukang parkir ialah salah satu profesi yang banyak dijumpai di setiap tempat yang kita kunjungi. Profesi tersebut idealnya bekerja membantu pengendara motor maupun mobil untuk dapat keluar-masuk suatu tempat. Namun, di beberapa tempat, banyak tukang parkir yang tidak bekerja secara ideal. Dalam artian hanya sebagai patung hidup yang muncul tiba-tiba dan memintai ongkos parkir kepada para driver. Hal tersebut menjadi sebuah fenomena baru yang banyak diperbincangka di linimasa.

Fonemena tersebut pun saya jumpai pada tulisan di laman mojok.co. Pada laman tersebut tertulis, “Profesi tukang parkir motor dan mobil sudah sering jadi meme dan bahan bercanda di media sosial. Paling sering, wacana yang bergulir seperti ini, ‘Fotocopy habis lima ratus perak, bayar parkirnya dua ribu.’ Atau, ada juga wacana lain, ‘Tukang parkir Indomaret itu kayak hantu, datang tak dijemput tiba-tiba udah niup peluit aja minta duit. Memang, tujuan bekerja adalah cari uang, tapi ada lho yang kerjane minimal, tapi hasilnya maksimal. Ya jenis ini yang saya maksud, tukang parkir patung. Udah disuruh parkir mandiri, tapi kalau ada pemilik motor pergi, langsung mak plencing menghampiri. Udah nggak diparkirin, dikasih aba-aba, tapi kalau udah waktunya bayar langsung bergegas.”

Hal tersebut juga pernah saya rasakan ketika datang ke salah satu kedai. Kedai termpat bersantai sekaligus bekerja. Datang dengan kesunyian, pulang diiringi bunyi tiupan. “Pritttttt!”, terdengar dari kejauhan suara itu. Tiupan pluit penghilang duit tiga ribu perak. Dengan cepat duit berpindah ke kantung lelaki berpluit itu yang sekejap hilang tak berbentuk.

Mengalami peristiwa itu membuat saya berpikir bahwa enak sekali pekerjaan mereka, duduk manis bak “patung hidup” dan muncul tiba-tiba memintai ongkos. Saya pribadi sebenarnya tidak masalah mengeluarkan biaya parkir. Namun, mereka seharusnya tetap melakukan pekerjaannya secara ideal dan sesuai dengan porsinya, yaitu membantu para driver keluar-masuk lokasi tersebut. Semoga, esok hari kita tak bertemu dengan “patung hidup” itu lagi.


BSD, 22/09/22

Tidak ada komentar:

Posting Komentar